Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Lantai Jembatan Gantung Mulai Rusak
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU - Kini lantai jembatan gantung yang menyebrangi sungai Palu menghubungkan antara  Nunu dan Maesa itu nampak beberapa lantainya mulai rusak dan berlubang.

Kondisi itu membuat pengendara sepeda motor harus berhati hati melintasi jembatan tersebut. Karena kondisi lantainya mulai rusak, sejumlah pengendara yang sehari harinya melintas dijembatan itu sebagai jalur alternatif ketempat tujuan mengeluh.

"Disepanjang jembatan kondisi beberapa papannya sudah rapuh, bahkan beberapa papannya juga sudah tidak ada lagi. Begitupun baut pengancing lantainya," ujar Anto salah seorang pengdara motor yang sehari hari melintas di jembatan itu, Senin, (3/10).

Anto mengatakan, kondisi lantai jembatan yang rusak sudah berlangsung sekitar dua bulan yang lalu. sehingga jika kondisi ini dibiarkan terus seperti itu tanpa dilakukan perawatanoleh pihak terkait, hal ini justru dapat menimbulkan kecelakaan.

"Kalau kondisinya seperti begitu sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan. Apalagi kalau kondisi hujan lantai jembatan licin," katanya.

Ia berharap, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu melalui Dinas terkait segera melakukan pemeliharaan, agar kondisi lantai jembatan tidak semakin parah, sebab jembatan tersebut setap harinya dilaui kendaraan roada dua.

"Kami sebagai masyarakat ya kalu bisa pemerintah secepatnya dikase bae itu jembatan. Karena motor tiap hari lalu lalangn disitu, jangan nanti sudah banyak papannya yang rusak baru diperbaiki, artinya ini sebagai langkah antisiasi toh," tuturnya.

Sementara Heni, yang juga pengedara sepeda motor mengatakan, bukan hanya lantai jembatan yang secepatnya diperbaiki, tetapi labrang pengikat jembatan gantung juga perlu dikencangkan.

Sebab, saat pengendara motor melintas kondisi jembatan terlalu berayun karena labrang jebatan mulai kendor.

"Labrangnya itu juga yang perlu dikasi kencang, kalau kita lewat situ barasa sekali ta ayun, jadi kita bapelan pelan dengan penuh hati hati babawa motor," tambahnya.

Dari pantauan media ini, setiap harinya kendaraan berlalu lalang melintas di jembatan itu cukup padat. Bahkan, sampai sampai pengendara harus rela antri menggunakan jembatan untuk kepentingan penyebrangan

Meski kondisinya seperti itu, namun masyarakat tetap memilih melintas sebagai jalur alternatif. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama