Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » » Jagung Masih Komoditi Unggulan
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU - Saat ini jagung masih menjadi komoditi penopang pertumbuhan lumbung perekonomian Nasional. Sehingga, program Pajala Upsus juga masih menjadi hal prioritas disektor pertanian.

Seperti diketahui bersama, bahwa jagung merupakan komoditas tanaman pangan yang memiliki peranan penting dan strategis dalam pembangunan 5 nasional. Sehingga halmini di pandang perlu untuk terus diupayakan menjaga ketahanan pangan nasional maupun daerah.

Kegiatan panen jagung seperti saat ini saya pandang sebagai bentuk perwujudan solidaritas diantara semua unsur dalam upaya mewujudkan swasembada pangan dan ketahanan  pangan di kota palu," kata Wali Kota yang diwakili Stafahli bidang Hukum dan Politik Setda Kota Palu Rosdiana Lalusu, usai melakukan gerakan panen jagung bersama TNI di Kelurahan Kayumalue Ngapa Kecamatan Palu Utara, Kamis (27/10).

Menurutnya, jagung tidak hanya digunakan sebagai bahan pangan tetapi juga digunakan sebagai bahan pakan dan industri, oleh karenanya pemerintah melalui kementerian pertanian telah menetapkan program dalam pembangunan pertanian terhadap komoditas prioritas.

Kedepan kata dia, jagung akan mempunyai peran yang semakin strategis diantaranya dari sisi agribisnis, karena jagung banyak terkait dengan kegiatan industri pakan, pangan, serta adanya peluang ekspor.

"Jagung mempunyai peran penting dalam upaya peningkatan ketahanan nasional, hal ini disebabkan karena biji jagung mempunyai nilai gizi yaitu karbohidrat, protein, lemak, mineral yang setara dengan beras dengan potensi hasil lebih tinggi dan lebih sedikit membutuhkan air dibandingkan dengan padi," jelasnya.

Selainitu, jagung juga sebagai komoditas pertanian yang mempunyai banyak harapan untuk dikembangkan menjadi makanan olahan dan bahan baku industri, karena dari sisi agronomis masih sangat memungkinkan untuk ditingkatkan produksi dan produktivitasnya.

sebagai pangan dan bahan baku industri, jagubg memberi nilai tambah dengan teknologi pengolahan beberapa produk olahan. Seperti emping, industri gula pati, sirup glukosa, fruktosa, bahan baku bioetanol, minyak jagung, gluten, pakan ayam dan lain - lain.

"Saya kira ini patut dipertahankan, sebab jagun memiliki banyak potensi," pungjasnya. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama