Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Suprise, Atraksi Sukhoi Buat Kado HUT Kota Palu
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU - Sesaat sebelum dimulainya  upacara peringatan Hari ulang tahun Kota Palu ke-38, usai penyambutan Gubernur, Wali Kota dan wakil Wali Kota masuk ke tenda Vip A, tiba tiba terdengar suara gemuruh dari arah barat Kota Palu. Sontak, peserta upacara kebingungan.

Berselang sepersekian detik pesawat tempur sukhoi milik TNI-AU itu muncul dan melintas kencang kearah timur di langit Kota Palu. Seluruh peserta upacara kaget. Ternyata, kehadiran jet tempur itu surprise dari TNI-AU Lanud Sultan Hasanuddin Makassar yang sengaja diutus untuk memeriahkan Hut Kota Palu.

Hal itu di benarkan Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Makassar Marsekal muda (Marma) TNI Nanang Santoso saat menghadiri peringatan Hut Kota Palu, Selasa (27/9)

Tak lama dari situ, pesawat sukhoi tersebut kembali bermanuver dengan mempertontonkan atraksinya, sehingga membuat para tamu undangan tercengang dan kagum sembari memberikan tepuk tangan meriah.

Selama kurang lebih 10 menit melakukan manuver diatas udara, jet tempur jenis sukhoi 30 TS 3007 yang di tunggangi Kolonel Dedy Ilham itu melakukan atraksi penutup memutar badanya berulang ulang kali sambil mengeluarkan asap, sekaligus bertolak kembali kepangkalan udara lanud Sultan Hasanudidin.

Marsma Nanang mengatakan, atraksi memutar badan di lakukan jet tempur itu merupakan simbol penghormatan kepada Pemerintah Kota Palu.
"Kalau pesawat memutar badanya berulang ukang kali sambil mengeluarkan asap itu tanda penghormatan," jelas Nanang.

Nanang mengatakan, dirinya sengaja tidak memberitahukan kepada MC bahwa akan ada atraksi sukhoi dari TNI-AU. sebab menurutnya, kehadiran sukhoi itu merupakan surprise sekaligus kado TNI-AU di Hut Kota Palu ke-38.

"Kami sengaja tidak beritau, kalau diberitau itu namanya bukan surprise dong," tandasnya sembari tersenyum.

Sebenarnya lanjut dia, atraksi itu dilakukan dua pesawat. Namun,karena ada kendala teknis, akhirnya hanya satu pesawat yang bisa melakukan manuver diperayaan Hut Kota Palu.

"Sebenarnya kami turunkan dua sukoi, namun karena ada kendala teknis, akhirnya diputuskan satu saja berkolak ke Palu untuk menyapa warga Palu," bebernya.

Terlepas dari itu, Nanang menjelaskan, keberadaan TNI-AU dalam rangka menjaga dan mengamankan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) selalu siap sedia dimanapun dan dengan medan apapun. Olehnya, disetiap daerah TNI-AU ada tidak terkecuali di Kota Palu. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama