Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Ribuan Masyarakat Padati Lokasi Pembukaan FPPN
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Panggung Utama, Nampak terlihat diareal panggung utama yang dipadati pengunjung ( F.kimank for sultengaktual.com)
PALU – Pada malam pembukaan Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) 2016 bertempat dipesisir pantai teluk Palu, Sabtu (24/9) yang di buka langsung oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Republik Indonesia Arif Yahya, dipadati ribuan masyarakat Kota Palu dan sekitarnya.

“Sepanjang teluk Palu dari ujung taman ria hingga ujung kampoeng nelayan lokasi yang panjangnya kurang lebih 7,2 kilo meter itu dipadati masyarakat untuk menyaksikan langsung pembukaan Festival Pesona Palu Nomoni,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) Kota Palu Akram, di lokasi kegiatan.

Dirinya menyatakan bahwa, diperkirakan  sekitar 10 ribuan masyarakat yang berasal dari delapan kecamatan di kota Palu menyaksikan pembukaan kegiatan yang digelar setahun sekali itu. Diutarakannya, antusias masyrakat Kota Palu dan sektarnya menyaksikan kegiatan itu dalam rangka memperingati Hut Kota Palu begitu tinggi.

“terbukti, malam pembukaan pengunjung membludak. Itu artinya masyarakat antusias ikut menyaksikan serta mensukseskan event ini,” katanya.

Dirinya mengemuakaan, hadirnya ribuan pengunjung di festival tersebut, tidak hanya untuk menyaksikan penampilan budaya dan tarian-tarian. Melainkan, antusian yang ditujunkkan merupakan representasi atas nasionalisme warga yang turut serta berpartisipasi untuk memperingati hari jadi kota Palu.

Dari pantauan media ini, sejak pukul 16.30 Wita, masyarakat telah berbondong bondog datang memadati kawasan pesisir pantai Teluk Palu di Kelurahan Talise, sekaligus menyaksikan indahnya Teluk Palu waktu petang.

Selain itu, di arena Festival juga telah di sterilkan dari kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. Yang ada papar dia, hanya dokar dan sepeda sebagai sarana transportasi. Khusus dokar akan beroperasi selama kegiatan berlangsung.

“sepanjang 7,2 kilo meter kendaraan bermotor tidak di perkenankan elintas di lokasi kegiatan, yang ada hanya dokar dan sepeda sebagai alat transportasi,” bebernya.

Hal itu di lakukan lanjut Akram, guna memudahkan kelancaran dan kenyamana pengunjung selama tiga hari kegiatan itu dilaksanakan. Olehnya, Pemkot bekerja sama dengan aparat kepolisian menutup jalur jalur yang mengarah ke pantai teluk Palu.

"Pemkot Palu menutup akses lalulintas sepanjang pesisir Teluk Palu, bukan karena sengaja membatasi akses transportasi. Melainkan lebih memudahkan masyarakat untuk menyaksikan kegiatan pembukaan FPPN," ujarnya.

Sepanjang 7,2 kilo meter kawasan teluk Palu, panitia telah menyiapakn beduk atau gimba serta penabuhnya dan lalove untuk di bunyikan pada saat FPPN di buka oleh Menteri Pariwisata. Selain itu, ditabuhnya gimba dan ditiupnya lalove sebagai tanda bahwa Palu telah berbunyi atau menggema, Kita Buktikan Pada Dunia kita tunjukan pada Indonesia bahwa palu pantas disebut mutiara di khatulistiwa. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama