Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Pembangunan Jembatan Palu 5 Tunggu Anggaran
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Drs.Arfan MSi.
PALU - Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Palu membangun akses transportasi jembata lima, akan di mulakan pada tahun anggaran baru 2017 mendatang.

Pembangunan jembatan tersebut, menyusul sebagai langkah pemkot palu untuk mengantisipasi dan menambah kapasitas jalan serta mengurai arus transportasi darat di dalam Kota.

Bahkan, hal inj juga sebagai penghubung untuk mempermudah akses transportasi dari arah timur ke barat Kota palu, begitU pun sebaliknya.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Palu Arfan mengemukakan, pada pemerintahan sebelumnya pembangunan jembatan lima Palu sudah di rencanakan. Yang mana, pada saat itu berdasarkan master plan rencananya mengambil jalur Jalan Sulawesi Maesa tembus di jalan Suangi Gumbasa Kelurahan Ujuna Palu Barat.

Namun, dalam perencanaanya di Pemerintahan baru Hidayat-Sigit Purnomo Said konsep itu di ubah dan di alihkan ke Jalan Anoa II Kelurahan Tatura Utara melintasi sungai Palu tembus ke Jalan Jatih Kelurahan Nunu.

"Nah, berdasarkan beberapa kajian ternyata lebih pas lagi kalu pembangunan jembatan lima ini dari Jalan Anoa II kemudian tembus di Jalan jatih Kelurahan Nunu," Kata Arfan, Kamis (25/8).

Sejauh ini lanjut Arfan, Pemkot Palu telah mendata sejumlah pemilik lahan di dua wilayah tersebut, yang lahanya bersinggungan langsung dengan lokasi pembangunan jembatan lima.

"Progreanya saat ini, kita sudah menginventarisir siapa siapa pemilik lahan yang ada di lokasi itu, baru kemudian lahannya di bebaskan untuk kepentingan akses jalur transportasi," bebernya.

Sehingga, melalui Lurah dan Camat setempat sebagai perpanjangan tangan Pemkot, menghimbau kepada warga setempat agar lahan yang akan di bebaskan itu tidak lagi di perjual belikan, agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

"Melalui Lurah dan Camat kita himbau kepada masyarakat setempat yang lahannya akan di bebaskan agar tidak di pindah tangankan dalam hal ini di jual, karena lokasi itu sudah menjadi zona perencanaan pembangunan jembatan," ujar Arfan.

"Insya Allah kita usahakan pembebasan lahan itu tahun depan pada tahun anggaran baru. Untuk pembangunannya tahun depan juga menunggu usulan dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Palu. Sementara jumlah bangunan di dua wilayah itu yang akan di bebaskan berdasarkan data yang ada kurang lebih 23 bangunan," pungkasnya. WN

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama