Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » Nyolong Tas, Sopir Ambulans Dituntut 2 Tahun
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

ils. sumber : malang.memo-x.com
Parimo- Gara-gara mencuri tas, seorang sopir ambulans Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anuntaloko Parigi dituntut dua tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Tuntutan tersebut diberikan kepada terdakwa Moh Sadam Mursalin, lantaran diduga secara sengaja mengambil tas berisi uang serta hanphone milik keluarga mayat yang diangkut.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parigi Moutong (Parimo) Jurist P Sitepu, Jumat 24 Juni 2016 menuturkan, Sadam mengambil tas milik Saharudin—anak korban yang meninggal kecelakaan beberapa waktu lalu.
Sadam menjalankan aksinya saat almarhum dinaikan ke mobil ambulans. Dimana saat mayat dinaikan, lebih dulu barang-barang diturunkan. Ketika mayat dinaikan ke dalam ambulans, saat itu Saharudin mengambil tas tersebut.
“Tas tersebut ia ambil dan disembunyikan di belakang jok sopir. Dalam tas itu berisi hanphone, dompet berisi uang dan ATM,” kata Jurist.
Berdasarkan pengakuan, Sadam telah mengincar tas itu saat mengisi BBM di pertamina.
Parahnya lagi, setelah berhasil mengambil tas, Sadam mencoba mengambil uang dalam ATM. “Terdakwa bisa mengambil uang dalam ATM korban karena dalam dompet tersimpang PIN ATM. Dia mengambil uang sekitar Rp500 ribu dari ATM,” ungkap Jurist.
Akibat aksinya, Saharudin mengalami kerugian sekitar Rp13 juta.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Sadam dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman dua tahun penjara. dd

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama