Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » » » » Kapolres Target Setiap Minggu Ada Begal Ditembak Mati
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

PALU - Langkah-langkah gila Kapolres Palu, Basya Rasyananda dengan memerintahkan jajaran Reserse Kriminal-nya untuk menembak mati pelaku jambret dan curanmor yang tertangkap, merupakan bentuk penindakan yang dilakukan untuk memberikan efek jera bagi pelaku. Kapolres juga menargetkan setiap minggu harus ada pelaku jambret dan curanmor yang ditembak mati. 
Langkah gila ini diambil semata-mata hanya sebagai bentuk empati terhadap masyarakat kota Palu yang perasaan tentram dan damainya sudah hilang.
Kapolres mengatakan rasa tentram dan damai masyarakat kota Palu sudah terkoyak dan tercabik-cabik oleh perilaku jambret dan pencuri kendaraan bermotor.
Untuk meniadakan segala bentuk kejahatan jalanan agar terciptanya rasa tentram dan damai masyarakat kota Palu lanjutnya, berbagai upaya telah dilakukan oleh Polres Palu, baik secara pre-emtif, preventif maupun penegakan hukum.
Upaya pre-emtif telah dilakukan untuk menekan kejahatan jalanan antara lain adalah dengan melakukan dan meningkatkan koordinasi dengan perangkat Criminal Justice System (POLRI, Kejaksaaan dan Pengadilan) di Kota Palu, serta melakukan ceramah-ceramah kamtibmas demi terciptanya masyarakat yang sadar hukum dan menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tidak menjadi pelaku kejahatan maupun menjadi korban kejahatan. Sedangkan upaya preventif kata Basya, antara lain dengan cara patroli daerah rawan, patroli terbatas dan patroli dialogis serta penjagaan strong point.
Pengungkapan kasus curanmor dan curas juga telah dilakukan oleh Polres Palu. 
Menurutnya, Upaya-upaya itu semua bertujuan untuk meniadakan segala bentuk kejahatan diwilayah hukum Polres Palu. Dengan demikian, ditingkat penyelidikan dan penyidikan yang menjadi domain Polri, Polres Palu sudah berupaya maksimal, sedangkan koordinasi ditingkat penuntutan yang menjadi domain Kejaksaan, juga sudah terselenggara dengan baik dan maksimal, demikian juga ke ranah Pengadilan selaku gerbang terakhir pemidanaan, juga telah terjalin sinergitas yang baik.
Namun sangat disayangkan kata Basya, ternyata pemberian efek jera yang seharusnya terbentuk dari sebuah pemidanaan, tidak tercapai. 
Oleh sebab itu, meyikapi situasi ini, slqku Kapolres Palu telah mengambil langkah-langkah gila, yaitu dengan memerintahkan jajaran Reserse Kriminal-nya untuk menembak mati pelaku jambret dan curanmor yang tertangkap. 
Menembak pelaku jambret dan curanmor yang tertangkap perminggu itu, merupakan target yang harus dicapai oleh Kasat Reskrim Polres Palu  Nasrudin,  beserta jajarannya.
Basya juga berterima kasih kepada Gubernur Sulawesi Tengah H Longki Djanggola  dan ribuan masyarakat kota Palu yang sudah mendukung langkah gila tersebut, karena memang selain perundang-undangan yang berlaku, legitimasi masyarakat juga dibutuhkan oleh Polri dalam rangka meniadakan segala bentuk kejahatan yang terjadi. Ata

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama