Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » » » » Tak Satupun Perusahaan Lakukan Reklamasi Pasca Tambang
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Aktifitas alat Berat Di areal Pertambangan. Foto Randy
PALU - Data pertambangan di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyebutkan bahwa tidak satupun perusahaan tambang di Sulteng melakukan reklamasi pasca tambang. Perusahaan meninggalkan begitu saja lokasi pertambangan, tanpa melakukan reklamasi.
Seperti yang terjadi beberapa bulan yang lalu, dimana salah satu perusahaan tambang di Bahodopi Kabupaten Morowali, tidak lagi melakukan aktifitas pertambangan dan hanya meninggalkan begitu saja lokasi tanpa melakukan reklamasi.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sumber Daya Mineral dan Energi (ESDM) Sulteng, Bambang Sunaryo mengatakan, sejak tanggal 12 April 2016, seluruh izin pertambangan dari Kota/Kabupaten di Sulteng telah dilimpahkan ke Provinsi dan ini sesuai amanat Undang - Undang No 23 tahun 2014 tentang pemerintahan Daerah.
Setelah dilimpahkan kata Bambang, pihaknya memiliki waktu selama tiga bulan untuk meneliti seluruh izin usaha pertambangan (IUP) apakah nantinya memenuhi syarat atau tidak.
Menurutnya, setelah nantinya diteliti ada perusahaan yang melanggar, salah satunya tidak melakukan reklamasi pasca tambang, maka pemerintah masih bisa mengejar perusahaan yang bersangkutan untuk memenuhi kewajibannya. 
Menjadi masalah saat ini ungkap Bambang, adalah IUP ilegal yang tidak diserahkan ke pemerintah provinsi. 
Sebagai gambaran, sejak awal melakukan inventarisasi IUP di Sulteng, ada 530 lebih izin pertambangan. Setelah diserahkan pada 12 April 2016 lalu, tinggal 200 lebih perusahaan. Artinya ada sekitar 200 lebih IUP yang dalam tanda kutip ilegal.
Ketika yang 200 IUP ilegal yang melakukan pertambangan menurut  Bambang, justru itu yang menjadi masalahnya dimana pemerintah sama sekali tidak bisa mengejar perusahaan bersangkutan untuk menuntut kewajibannya melakukan reklamasi pasca tambang. ata*

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama