Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » Urus KTP Tak Boleh Diwakili
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama


ilustrasi

Palu -Menghindari adanya pungutan liar (Pungli) atau calo dalam pembuatan dokumen kependudukan khususnya Kartu Tanda Penduduk (KTP), pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Palu mengeluarkan aturan baru dimana untuk mengurus KTP tidak boleh diwakili.
Kepala Dinas Dukcapil Kota Palu, Burhan Toampo mengatakan, setiap warga Kota Palu yang akan melakukan pengurusan KTP tidak boleh diwakili dan harus mengurus sendiri berkasnya mulai dari tingkat RT, Kelurahan, Kecamatan hingga ke Dinas.
Ini dilakukan kata Burhan, mengingat sudah begitu banyak laporan dan keluhan terkait pungutan pembuatan identitas kependudukan khususnya KTP.
“Siapa saja yang akan mengurus KTP tidak boleh melalui calo atau meminta bantuan kepada petugas di Dinas, kecamatan atau kelurahan. Harus mengurus sendiri agar tidak ada pungutan mengingat pembuatan dokumen kependudukan semua tidak dipungut biaya atau gratis,” ujarnya.
Sementara untuk warga yang tidak bisa mengurus sendiri dokumen kependudukan karena sakit atau sudah lanjut usia dan tidak memungkinkan untuk dating ke tempat pelananan kependudukan, bisa meminta bantuan kepada orang lain atau keluarga dengan menggunakan surat kuasa pengurusan.
Selain itu Burhan menambahkan bahwa pihaknya juga menempuh beragam cara untuk mempercepat perekaman KTP elektronik atau E-KTP. Pasalnya, dari jumlah wajib KTP sebanyak 255. 450.000 wajib KTP, tercatat baru 86 persen yang melakukan perekaman. Padahal seharunya tahun 2016 pencapaiannya sudah harus 100 persen.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni dengan menggencarkan layanan KTP mobile.  Layanan ini dijadwalkan disetiap Kelurahan yang ada di Kota Palu. Sayangnya masih banyak Kelurahan yang belum siap ketika layanan KTP mobile dibuka. Selain membuka layanan KTP mobile, Dinas Dukcapil juga membuka layanan pembuatan KK dan akte kelahiran. ata

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama