Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » » » Presiden Yappan Kutuk Kepsek yang Memungut
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Palu - Presiden yayasan Peduli Pendidikan Ntovea (Yappan) Rusman Lamakasusa mengutuk keras pihak sekolah yang melakukan pungutan kepada siswa.
Rusman bahkan meminta kepada Walikota Palu, Hidayat untuk menindak tegas Kepala Sekolah (Kepsek) yang tidak mengindahkan perintah atau membangkang amanah yang melarang untuk melakukan pungutan kepada siswa dalam bentuk apapun disekolah.
Rusman mengatakan bahwa apa yang telah dimanatkan oleh Walikota selaku pimpinan daerah ini, seharunya dipatuhi oleh seluruh apparat pemerintah termasuk seluruh Kepsek.
Sebab maksud dan tujuan Walikota Palu Hidayat membebaskan biaya sekolah tidak lain adalah untuk mensejahterakan masyarakat.
Menurut Rusman, selama ini jika ada pungutan disekolah, Kepsek selalu berdalih bahwa itu merupakan kebijakan dari komite sekolah. Padahal selama ini Kepseklah yang menyusun konsep maupun rancangan kegiatan disekolah, sementara komite tinggal menyetujui.
Rusman menjelaskan bahwa dalam aturan, sekolah harus memiliki komite yang bertujuan untuk membantu dalam menangani masalah yang dihadapi sekolah, khususnya dalam peningkatan pendidikan. Namun komite tidak seharusnya mengandalkan pungutan dari siswa untuk membantu proses pendidikan, namun ad acara – cara lain yang dapat dilakukan dalam mencari dan membantu sekolah.
Selama ini lanjut dia, sebagian besar komite hanya menerima konsep atau sodoran rincian kegiatan yang akan dilaksanakan dari kepsek. Tidak ada ide atau gagasan langsung yang datangnya dari komite untuk membantu sekolah. Komite hanya menerima rincian dan menyetujuinya saja, sehingga perlu adanya pembenahan dalam komite dan pihak sekolah tidak boleh memungut kepada siswa sebab sudah ada komite yang dapat membantu dalam mencari pos – pos pembiayaan tanpa harus mengandalkan kantong orang tua siswa.
Rusman mengungkapkan bahwa selama ini komite di sekolah kurang berfungsi sebagaimana mestinya. Komite seolah hanya dijadikan senjata oleh Kepsek untuk meminta uang kepada orang tua siswa. Banyak dalih – dalih atau alasasn pembenaran yang disampaikan Kepsek untuk selalu memberatkan orang tua siswa dan hal ini yang perlu dipangkas sehingga tidak adalagi siswa yang terbebani oleh kebijakan yang dikeluarkan pihak sekolah. ata

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama