Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Perindagkop Bantah ada Pungli Pasar Talise
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Palu - Sejumlah pedagang yang hendak masuk berjualan di Pasar Talise Tagarutu kecamatan Mantikulore mengeluhkan soal adanya pungutan yang ditarik oleh pihak Dinas Perindustrian Perdagangan dan koprasi (Perindagkop) kota Palu. Namun Perindagkop membantah jika ada pungutan liar (Pungli) di pasar itu. Salah satu pedagang di Talise yang namanya enggan untuk dikorankan mengaku jika mereka yang akan berjualan di pasar Talise diwajibkan membayar iuran perbulan sebesar Rp135 ribu. Menurutnya, pembayaran tersebut terlalu memberatkan pedagang, apalagi harus dibayar setiap bulan. Ia menuturkan lebih baik berjualan diluar pasar daripada harus masuk ke dalam pasar yang cukup jauh dari keramaian dan harus membayar iuran. Saat ini lanjut dia, masih banyak pedagang yang enggan masuk berjualan di pasar karena maaih banyak yang berjualan dipinggir jalan besar. Menanggapi hal tersebut kepala pasar Talise, Usman membantah jika ada Pungli di pasar Talise. "Tidak benar jika ada yang mengatakan ada pungutan yang tidak wajar dinpasar Talise yang dilakukan pihak Dinas Perindagkop. Saya seriap hari berada dilokasi pasar dan tahu persis apa yang terjadi dipasar itu," ujarnya kepada Mercusuar, Jumat (4/3/2016) kemarin. Usman menjelaskan bahwa memang ada biaya yang hari dibayar oleh pedagang yang akan berjualan didalam pasar. Biayanya juga bervariasi berdasarkan luas los atau kios yang akan di tempati. "Semua biaya sudah di atur dalam peraturan daerah atau Perda Kota Paly tentang pasar. Saya lupa berapa besaran yang harus dibayar, namun yang pasti setiap los maupun Kios berbeda besaran yang dibayar karena dihutung Berdasarkan luasnya," kata dia. Sementara untuk tempat - tempat yang ada di luar pasar, seperti dipinggir jalan itu diluar dari tangungjawab Dinas. Olehnya itu Usman berharap jika ada oknum yang melakukan pungli diluar ketentuan agar segera melapor ke Dinas, jangan sampai ada yang mengambil keuntungan pribadi dari pengelolaan pasar Talise. Sebab kami menarik biaya dari pedagang berdasarkan Perda dan pembayarannya tidak dilakukan oleh Dinas, namun langsung melalui transfer ke kas daerah. ata

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama