Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » » » Pemkot Isyaratkan Tambang Ilegal Poboya Bakal ditutup
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo Said
Palu - Pemerintah Kota Palu nampaknya tidak lagi main-main soal eksploitasi tambang emas yang selama ini dijadikan sebagai areal penambangan ilegal oleh sejumlah oknum yang tidak bertanggung-jawab. Dari hasil investigasi yang dipimpin langsung Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo Said bersama dengan dengan Kapolres Palu, Damdim Tadulako dan sejumlah pejabat lainnya menemukan aktivitas penambangan ilegal yang tidak memiliki izin sama sekali.
Dari keterangan yang disampaikan Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo Said di kantor walikota Palu Jumat (11/3) bahwa di lokasi tambang Poboya telah terjadi eksploitasi karena berada di lokasi tambang hutan rakyat dan tidak memiliki izin sama sekali. Apalagi penggunaan bahan-bahan kimia berbahaya seperti zat mercure, zianida, tentu saja air pembuangannnya sangat berbahaya apalagi jika sampai ke aliran sungai dan resapan tanah dimana masyarakat mengambil air.
"Jadi tugas saya sebagai ketua tim investigasi Pemkot Palu bersama dengan sejumlah unsur tripika lainnya menilai dalam segala hal penambangan ilegal di Poboya sudah melampau ambang batas dan ini menjadi rekomendasi kami untuk selanjutnya menjadi pembahasan penting pada tingkat pertemuan selanjutnya dan hal ini juga sepenuhnya kami serahkan kepada walikota Palu,"katanya.
Sebutnya lagi apalagi sejumlah laporan penting adalah adanya penambang dari sejumlah daerah yang menggerus emas di lokasi tambang Poboya tersebut termasuk juga informasi adanya pihak asing yang ikut bermain diantaranya dari warga Cina, Kore dan Jepang termasuk juga dari warga negara asing lainnya. yusuf

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama