Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » Kepsek Terancam Disanksi Bila Memungut
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama


f. ist

Palu- Kepala Sekolah (Kepsek) terancam disanksi bila melakukan pungutan kepada siswa disekolah. Apalagi walikota Palu, Hidayat sebelumnya telah menginstruksikan untuk menghentikan pungutan di sekolah.
Kepada Bidang Pendidikan Dasar dan PKLK Dinas Pendidikan Kota Palu, DR H Ali Kadir MM menjelaskan bahwa dalamPeraturanWali Kota (Perwali) PaluNomor 27tahun 2014 tentang pendanaan operasional Satuan Pendidikan Dasar (SPD) membuka ruang bagi sekolah untuk menerima kontribusi sumbangan dari orang tua atau wali murid untuk menutupi kekurangan Biaya Operasional Sekolah (BOS).  Namun kata Ali Kadir, hal tersebut tidak berlaku untuk pelaksanaan belajar tambahan atau les.
Menurutnya perintah walikota yang melarang adanya pungutan di sekolah harus dipatuhi oleh seluruh sekolah yang ada di Kota Palu, mengingat perintah tersebut merupakan amanat pimpinan daerah ini yang bertujuan untuk tidak lagi membebani orang tua siswa.
Secara umum lanjut Ali kadir, bila ada Kepsek yang melanggar perintah atau aturan, maka akan dikenakan sanksi dimana sanksi tersebut memiliki jenjang mulai dari sanksi ringan hingga berat.
Sanksi ringan berupa teguran yang ditujukan kepada Kepsek untuk mematuhi peraturan yang telah ditetapkan, sementara sanksi berat berupa pencopotan dari jabatan.
Namun lanjut dia, selama ini belum satupun Kepsek yang dikenakan sanksi berat atau sanksi pencopotan. Sehingga untuk menyelesaikan masalah pungutan tersebut, pihak dinas akan melakukan klarifikasi ke sekolah yang melakukan pungutan dan mengecek kebenaran adanya pelanggaran terhadap apa yang telah ditetapkan oleh Walikota. ata

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama