Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » » Rp4 Miliar untuk Operasional Sampah
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama


Sampah di Kawatuna. Foto : Atta

Palu - Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Palu tahun 2016 telah mengalokasikan Rp4 Miliar untuk operasional pengangkutan sampah yang ada di wilayah Kota Palu.
Sekeretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Plau Andi Hajidin mengatakan berbeda dengan tahun 2015 dana operasional untuk pengangkutan sampah hanya dianggarakan hingga triwulan ke tiga, sehingga memasuki triwulan ke empat pengangutannnya tidak lagi maksimal.
Tahun 2016 kata Hajidin, anggarannya sudah mencukupi untuk satu tahun dan DKP akan berupaya untuk lebih memaksimalkan lagi sistem pengangkutan dengan anggaran yang tersedia.
Menurutnya, kelemahan yang dihadapi selama ini dalam penanganan persampahan di Kota Palu yakni dsari system penganggaran. Dimana seharusnya pengangkutan dengan sistem gelondongan atau open menu akan lebih maksimal dibanding sistem retasi yang sat ini diberlakukan. Sayangnya kata dia, sistem itu tidak dibenarkan dari sistem akuntansi dan bisa menjadi temuan.
Sistem gelondongan atau open menu jelas Hajidin yakni berapa jumlah sampah yang ada dihari tersebut, maka semuanya harus diangkut. Berbeda dengaan saat ini yang menggunakan sistem retase yang membatasi setiap armada pengangutan yang hanya bisa mengangkut sampah sebanyak 4 ret pe hari sesuai dengan kemampuan anggaran yang tersedian.
Bahkan sebelumnya lanjut Hadijin, Anggota DPRD Kota Palu mengusulkan agar retase pengangkutan sampah bisa ditambahkan sehingga sampah di Kota Palu bisa sedikit berkurang. Namun semua itu tidak dapat dilakukan jika tidak ditunjang dengan pembiayaan yang memadai.
Seharunya kata dia, persampahan harus dibuatkan satu badan tersendiri yang disebut dengan Badan layanan Umum selayaknya rumah sakit. Sebab pekerja kebersihan yang ada di DKP setiap hari harus bekerja membersihkan dan mengangkut sampah dengan tidak mempertimbangkan hari libur, sementara upah yang diterima tetap sama. ata

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama