Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » » » Penerima Program Gernas Kakao Diduga Tak Sesuai Daftar
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama


ilustrasi. Foto : Antara

Parimo- Penerima bantuan Program Gernas Kakao Kabupaten Parimo diduga tidak sesuai dengan nama yang terdaftar pada kelompok tani yang diusulkan.
Penelusuran wartawan di lapangan terdapat salah satu ketua Kelompok Tani yang terdaftar sebagai penerima tetapi tidak memiliki lahan. Bahkan, didapatkan informasi belum semua petani mendapatkan distribusi pupuk maupun dibayarkan upah Hari Orang Kerja (HOK) senilai Rp750 per pohon.
Ditemukan juga pada beberapa kelompok yang telah menerima pendistribusian bantuan akan tetapi nama penerima tidak sesuai dengan daftar yang telah diusulkan ke pihak Provinsi.
Diduga bantuan gernas kakao senilai Rp46 miliar bersumber dari APBN tersebut dimainkan oleh pihak Provinsi dengan modus tidak membentuk Satker di Kabupaten Parimo sehingga mempersulit pihak Kabupaten untuk memantau perkembangan bantuan Gernas Kakao tahun 2015 itu.
Sejumlah sumber di Dishutbun Parimo saat dikonfirmasikan, menjelaskan bahwa data yang diinput adalah data yang telah diolah oleh pihak Provinsi.
"Kami di Kabupaten hanya menjalankan apa yang menjadi arahan pihak Provinsi semua data dikelola oleh pihak Provinsi bukan kami," kata Kadis Hutbun Parimo Effendi Batjo di ruangannya beberapa belum lama ini.
Dengan santai juga ia mengatakan, kalau toh ada temuan dalam persoalan data tersebut ia yakin yang menikmatinya adalah petani sehingga tidak masalah.
Ia menjelaskan, apabila ingin mengetahui lebih pasti terkait persoalan tersebut ia mengarahkan untuk mempertanyakan ke pihak Dishutbun Provinsi bukan Dishutbun Kabupaten Parimo.
Sementara itu Bupati Parimo juga mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah penerima bantuan Gernas Kakao sudah menerima semua bantuan, karena langkah koordinasi menurutnya tidak dilakukan.
"Tidak ada koordinasi dengan kami disini, tiba-tiba program itu sudah berjalan tanpa sepengetahuan saya selaku Kepala daerah, saya juga belum mengetahui secara pasti apakah sudah menerima atau belum," berangnya belum lama ini.
Ia mengaku akan menghubungi Kadishutbun Provinsi untuk mempertanyakan persoalan tidak adanya koordinasi dengan wilayah penerima Kakao dan persoalan Satker yang tidak terbentuk.
Terkait pernyataan Bupati Parimo tidak berkoordinasinya Dishutbun Provinsi dengan Kabupaten Parimo terkait Gernas Kakao, Diketahui daftar usulan CPCL petani penerima bantuan program Gernas Kakao dan berita acaranya ditanda tangani sendiri oleh Kadishutbun Parimo. dd

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama