Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » » » » Oprasi Pasar Beras Bulog Kurang Diminati
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama


Operasi pasar di lasoani. Foto : Fattah

Palu - Menstabilkan harga bahan pokok di Kota Palu, bulog Sulawesi Tengah, melakukan Operasi Pasar (OP) beras disejumlah pasar tradisional di Kota Palu.
Sayangnya OP beras yang dilakukan di Pasar Lasoani pecan kemarin sepertinya kurang diminati masyarakat. Pasalnya harga beras di pasar tersebut masih terbilang stabil dibanding dengan harga jual di pasar tradisional lainnya di Kota Palu.
Di pasar Lasoani harga beras per liter berkisar Rp8.000 hingga Rp8.500, sementara per kilo harganya Rp9.500 hingga Rp10.000.
Warga jalan Maleo Ani, menuturkan bahwa selama harga beras yang dijual dipasar masih stabil dan tidak menunjukan kenaikan yang begitu signifikan, maka dirinya lebih baik membeli beras yang dijual tersebut.
Menurutnya, cadangan beras pemerintah yang biasa dijual pada saat OP beras oleh Bulog kualitasnya kurang baik dibanding yang dijual dipasar.
Berbeda dengan Santi yang lebih memilih membeli beras yang dijual oleh Bulog pada OP beras. Menurut Santi dengan membeli beras tersebut bisa lebih murah disbanding membeli dipengecer yang harganya lebih tinggi.
Sementara itu, salah satu pengecer beras di pasar Lasoani Hilda mengungkapkan harga beras yang di jual terbilang masih stabil disbanding dengan harga yang dijual dipasar lainnya yang saat ini bisa mencapai Rp11.000 hingga 12.000 per kilogram.
Menurutnya, beras yang dijual merupakan beras yang didatangkan langsung dari para petani di Kulawi dan Dolo. ata

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama