Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Anggaran Belum Cair, SKPD ‘Tak Bekerja’
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Ekka Pontoh
Sekda: Itu Kekeliruan SKPD yang Belum Proses UP
Parimo- Hampir dapat dipastikan sebagian besar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemda Parimo dalam beberapa waktu terakhir ini belum menjalankan program kerjanya. ‘Tak bekerjanya’ SKPD tersebut diduga lantaran keterlambatan sirkulasi anggaran kegiatan tahun 2016, yang hingga kini belum tercairkan.
Sesuai informasi yang dihimpun dari sejumlah SKPD, tertundanya sejumlah program kerja yang sedianya dilaksanakan dalam triwulan pertama tahun ini, karena anggaran yang dibutuhkan belum bisa dicairkan.
Bila pada awal-awal tahun anggaran, biasanya SKPD menggantungkan harapan dengan adanya pencairan uang persedian atau yang biasa dikenal dengan UP. Namun hingga memasuki bulan kedua di TW I ini, UP pun belum dapat dicairkan.
Bahkan kondisi belum adanya proses pencairan keuangan termasuk UP ini juga disebut-sebut sebagai pemicu sering lengangnya sejumlah kantor SKPD, bahkan dibeberapa SKPD sempat terdengar kabar bahwa ‘paceklik’ anggaran ini berlangsung hingga memasuki bulan April mendatang.
“Ini sementara dalam pengurusan UP. Maklum saja kami belum bisa maksimal bekerja karena opersional yang diharapkan terbantu dari UP belum bisa terproses,” ujar salah satu pejabat yang enggan dikorankan namanya, Rabu 3 Februari 2016.
Dirinya juga belum mengetahui pasti apa alasan sehingga saat ini UP belum dicairkan, namun proses tersebut tetap dilakukan seraya menunggu pencairan bisa dilakukan.
Dikonfirmasi seputar lambatanya sirkulasi anggaran khususnya pencairan UP, Sekretaris Kabupaten (Sekda) Parimo, Ekka Pontoh, membantah bila terjadi kendala, apalagi hingga disebut bahwa anggaran tidak siap.
Menurut dia, anggaran untuk pelaksanaan kegiatan terutama UP siap dicairkan kapan pun. Hanya saja kata Ekka, lambatnya proses pencairan UP merupakan keterlambatan masing-masing SKPD.
Sebab katanya, sejak awal Januari lalu, pihaknya telah menyampaikan disejumlah kesempatan kepada kepala SKPD untuk segera memproses pelaksanaan program kerjanya termasuk proses UP.
“Artinya kalau lambat itu keterlambatan dari SKPD. Karena pada dasarnya anggaran siap. Bahkan sudah jauh hari dibeberapa kesempatan disampaikan untuk segera memproses program kerja dan UP-nya,” kata Ekka.
Selain itu bila kondisi saat ini anggaran UP belum cair akibat keterlambatan pengurusan, semua SKPD diimbau untuk tetap mengacu pada profesionalisme sebagai pegawai. Artinya kata dia, ada anggaran atau tidak, SKPD sudah harus bisa mencari alternatif agar pelaksanaan program bisa berjalan.
“Harus menunjukkan profesionalisme. Seharusnya setiap SKPD sudah dapat mencari solusi dalam menjalankan tugasnya. Karena keterlambatan ini sendiri asalnya dari SKPD bukan dari pihak manapun,” katanya. dd
 

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama