Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » » » » Pita Kejut di Emi Saelan Harus Dihilangkan
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama


foto ist

Palu - Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatikan (Dishub Kominfo) Kota Palu, Ajenkris meminta kepada pihak balai perhubungan pusat untuk segera menghilangkan pita kejut yang posisinya tegak lurus di Jalan Emy Saelan, Kelurahan Tatura tepatnya di depan Yonif 711 Raksatama Palu.
Ajenkris menjelaskan bahwa jalan dari Donggala - Palu, Gajah Mada, Hasanuddin, Monginsidi, Emy Saelan, Towua hingga masuk jalan ke bandara masuk kategori jalan nasional, sehingga meskipun masuk wilayah Kota palu, namun pemasangan pita kejut disepanjang jalan tersebut dianggarkan oleh APBN.
Pemasangan pita kejut dijalan Emi Saelan depan Yonif 711 Raksatama, menggunakan APBN 2015 yang dikucurkan ke Kota Palu melalui balai perhubungan pusat, sehingga otomatis PPTK ada di balai tersebut.
Ajenkris menguraikan bahwa awalnya pihak Yonis 711 dan juga pihak Gereja yang berada di jalan Gajah Mada,bermohon ke Dishub Kota untuk pemasangan pita kejut. Dishub kemudian melanjtkan permohonan itu ke balai perhubungan pusat. Sehingga untuk teknis pemasangan termasuk jumlahnya itu semua yang mengetahui adalah balai perhubungan.
Dia menjelaskan seharunya pemasangan pita kejut tidak boleh dipasang tegak lurus sisi kiri dan kanan jalan, namun pemasangannya harus selang seling. Maksudnya ketika dipasang disisi kiri jalan, maka 20 – 30 meter kemudian dipasang lagi disisi kanan sehingga jumlahnya tidak terlalu banyak seperti yang ada di jalan Emi Saelan.
Selain itu lanjut dia, pemasangan pita kejut ada aturan yang harus dipahami, dimana tinggi pita kejut tidak boleh melebihi  0,30 cm. Tapi kelihatannya pita kejut yang ada di jalan Emi Saelan lebih dari jumlah tinggi yang telah diatur.
Olehnya itu, Ajenkris menyarankan kepada pihak balai perhubungan agar pita kejut yang ada di jalan Emi Saelan jangan dipasang tegak lurus dikedua sisi jalan. Sebab maksud pemasangan pita kejut semata – mata untuk mengingatkan pengguna jalan untuk tetap konsentrasi sebab di jalan nasional ada target berapa jumlah kendaraan per kilometer per jam. ata

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama