Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Juru Parkir ‘Nakal’ Dipecat
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama


Ketua Asosiasi Juru Parkir (AJP) Kota Palu, Musa Abdul Kadir menegaskan bahwa juru parkir yang menarik parkir lebih dari tariff yang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 tahun 2011 tentang Perkir tepi jalan dan Perda Nomor 7 tahun 2011 tentang retribusi jasa usaha seharusnya diberikan sanksi bahkan bila perlu dipecat.
Musa mengungkapkan bahwa dirinya selaku koordinator juru parkir untuk wilayah Palu Timur, telah melakukan pemacatan terhadap tiga juru parkir yang melakukan pelanggaran yakni yang menarik retribusi parkir diluar aturan dalam Perda.
Menurutnya, untuk wilayah Palu Timur yang menjadi wilayah pengawasannya, seluruh juru parkir menarik parkir sesui Perda yakni untuk kendaraan roda dua sebesar Rp1000 dan roda empat Rp2000. Bila ada juru parkir yang menarik retribusi lebih dari ketentuan, maka masyarakat diharapkan untuk segera melapor sehingga petugas tersebut akan dikenakan sanksi dan bila perlu akan dilakukan pemecatan.
Musa mengaku bahwa dirinya tidak main – main dalam menerapkan sanki kepada juru parkir yang ‘Nakal’ dan karna ketegasanya tersebut juru parkir dibawa pengawasannya tidak ada yang menarik retribusi lebih dari yang telah diatur.
“Saya selaku koordinator juru parkir untuk sebagian wilayah Palu Timur sangat tegas terhadap juru parkir nakal. Jika ada yang melanggar dan meraik retribusi diluar ketentua maka saya tidak segan – segan melakukan pemecatan, bahkan saya beberapa waktu yang lalu telah memecat tiga juru parkir ‘Nakal’,” ujarnya.
Sementara untuk juru parkir diluar wilayah Palu Timur, Musa mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui apakah masih ada yang memungut diluar ketentuan, sebab masing – masing wilayah memiliki coordinator yang bertanggungjawab melakukan pengawasan.
Musa menyarankan kepada masyarakat yang dimintai tarif parkir melebihi tarif yang telah ditetapkan dalam Perda agar segera melapor ke Dishubkominfo sehingga nantinya pihak Dishubkominfo yang menghubungi koordinator parkir dimana kejadian itu terjadi. Sebab dengan banyaknya jumlah titik parkir di Kota Palu, tidak memungkinkan Dishubkominfo maupun Koordinator parkir mengontrol atau melakukan pengawasan.ata*




Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama