Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » » » » Belum ada Sanksi Berat Bagi Pengiklan 'Nakal'
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama


foto ist

Palu - Reklame atau iklan yang dipasang semrawut di Kota Palu sangat mudah ditemukan disudut - sudut jalan. Bahkan tidak sedikit iklan yang sengaja dipasang pihak pengiklan di sarana umum seperti tiang listrik, telpon, pohon - pohon pelindung dan bahkan ditembok gedung milik pemerintah. Kondisi tersebut tidak lepas dari masih lemahnya sanksi yang diatur dalam undang - undang maupun peraturan lainnya sehingga tidak bisa memberikan efek jera bagi pelakunya. Kepala seksi pertamanan dan dekorasi, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Palu, Anwar membenarkan bahwa tidak ada efek jera dari saknsi yang diberikan terhadap pelaku atau pihak yang melakukan pelanggaran pemasangan alat publikasi atau iklan. Menurutnya, dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 8 tahun 2012 tentang izin penyelenggaraan reklame dan peraturan Walikota Palu nomor 24 tahun 2010 tentang penetapan lokasi sarana publikasi memang mengatur tentang lokasi atau tempat yang tidak boleh tepasang sarana publikasi seperti iklan. Selain itu lanjut dia, ada sanksi yang diatur bagi pihak yang melanggar peraturan tersebut. Sayangnya sanksi tidak dapat memberikan efek jera bagi yang melanggar, sebab sanksinya hanya sebatas pencabutan sarana atau alat publikasi yang telah dipasang ditempat - tempat yang dilarang sesuai aturan tersebut. Menurut Anwar, belum ada sanksi berat bagi pelaku atau pihak pemasang iklan yang melanggar aturan sehingga tidak mengherankan jika pemasangan iklan di Kota Palu masih semrawut yang berakibat mengotori pemandangan. Anwar menegaskan bahwa pihak Dinas Kebersihan juga terus melakukan patroli dibeberapa lokasi di Kota Palu untuk menertibkan iklan - iklan yang melanggar. Bila ada yang dipasang tidak sesuai aturan atau pemasangannya illegal tanpa izin, maka sesuai aturan harus dicabut. Ia mengakui bahwa ketika pihak pengawas dari dinas kebersihan melakukan penertiban iklan yang melanggar, sering kali iklan tersebut akan terpasang lagi beberapa hari kemudahan. Ini terjadi tidak lepas dari masih lemahnya sanksi yang diberikan kepada pelaku yang melanggar. ata

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama