Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Media Belum Sepenuhnya Berkontribusi
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama


Dialog publik AJI Palu dengan tema “Menakar dan meminimalisir konflik pengelolaan SDA Sulteng”. Gubernur Sulteng, H Longki Djanggola yang diwakili oleh Kepala Biro (Karo) Pembangunan Provinsi Sulteng, Yanmar Nainggolan banyak menjelaskan soal transparansi pengelolaan SDA di Sulteng. Foto : Fattah

Dialog AJI Palu Tentang Pengelolaan SDA
Palu - Pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) di Sulawesi Tengah (Sulteng) tergolong buruk yang menjadi salah satu factor yang sistematis menyebabkan kemiskinan bahkan konflik.
Peran media masa di Sulteng juga belum sepenuhnya mampu berkontribusi dalam mengawal kebijakan pemerintah dalam pengelolaan SDA yang adil dan berkelanjutan.
Program Manager Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu, Muhammad Sharfin mengatakan dari hasil survei enam media di Sulteng, masih sangat minim berkontribusi dalam mengawal soal pengelolaan SDA.
Menurutnya, peran media masa seharusnya dapat diimplementasikan demi mendorong pengelolaan yang adil dan berkelanjutan untuk meminimalisir konflik SDA. Sehingga pengelolaan dan pemanfaatan SDA memberikan manfaat sebesar – besarnya bagi kepentingan pembangunan daerah dan kesejatraan rakyat.
Berdasarkan Fakta dan fenomena pengelolaan SDA yang buruk, AJI Palu melakukan dialog publik dengan tema “Menakar dan meminimalisir konflik pengelolaan SDA Sulteng”
Gubernur Sulteng, H Longki Djanggola yang diwakili oleh Kepala Biro (Karo) Pembangunan Provinsi Sulteng, Yanmar Nainggolan banyak menjelaskan soal transparansi pengelolaan SDA di Sulteng.
Menurutnya, salah satu metode yang dapat diterapkan secara efektif untuk mengendalikan dan mengawasi penggunaan SDA adalah melalui pemberdayaan masyarakat lokal.
Metode tersebut dapat dilakukan dengan memberikan pemahaman tentang SDA untuk membangun kesadaran publik melalui pengembangan kurikulum. Hal ini dapat memberikan pengetahuan yang komprehensif kepada masyarakat lokal mengenai pentingnya perlindungan lingkungan, eksploitasi SDA, eksternalitas, dan bagaimana mendapatkan kompensasi dari eksternalitas dengan cara yang benar.
Yanmar menjelaskan bahwa jika masyarakat sudah melek dengan isu-isu tersebut, hal ini dapat meningkatkan transparansi pengelolaan SDA.
Sementara itu Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulteng mengatakan peran media masa melakukan fungsi control dan pengawasan setiap aktivitas pengelolaan SDA sangat penting.
Atas laporan media melalui pemberitaan kata dia, pihak terkait salah satunya Dinas ESDM dan apparat penegak hokum dapat bekerja lebih cepat dalam menangani pelanggaran yang terjadi akibat buruknya pengelolan SDA di Sulteng. ata

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama