Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » » BPJS Terus Tingkatkan Pelayanan
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama


Pejabat Walikota Palu, Drs H Moh Hidayat Lamakarate secara simbolis saat menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Kesehatan kepada perwakilan warga disaksikan ketua DPRD Kota Palu dan kepala BPJS Kesehatan. Foto : Yusuf

Palu - Pejabat Walikota Palu, Drs H Moh Hidayat Lamakarate Msi berharap dengan BPJS Kesehatan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas dan cepat. Masyarakat jangan dipersulit dan dipermudah administrasinya.
  Hal ini disampaikan pejabat walikota Palu saat memberikan sambutan dalam acara penandatanganan perjanjian kerjasama antara BPJS Kesehatan dengan integrasi Jamkesda, FKT, FKRTL, apotik obat kronis, apotik obat rujuk balik dan apotik tahun 2016 yang dilaksanakan di ruang pertemuan hotel Santika Palu Senin (28/12). Hadir pula dalam acara penandatangan kerjasama tersebut, ketua DPRD Kota Palu, Iqbal Andi Magga, Kepala BPJS Kesehatan Divisi Regional X drg Afriza Yanti dan sejumlah pejabat tamu undangan lainnya.
  Sementara itu, kepala BPJS Kesehatan divisi regional X, drg Afriza mengatakan bahwa fasilitas pelayanan kesehatan yang ditanggung BPJS Kesehatan mencakup keseluruhan pelayanan kesehatan termasuk di dalamnya adalah obat dan bahan medis habis pakai yang tentunya juga terdapat pada plaform yang telah ditentukan juga oleh pemerintah dan juga Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan.
  Sehingga katanya beberapa manfaat dan keuntungan peserta BPJS dan JKN yang perlu juga diketahui oleh masyarakat Indonesia.
 Peserta BPJS Kesehatan dan juga keanggotaan dan juga peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan ini adalah terbagi menjadi 2 yaitu kelompok peserta baru dan pengalihan dari program terdahulu, yaitu Asuransi Kesehatan, Jaminan Kesehatan Masyarakat, Tentara Nasional Indonesia, Polri, dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja.
  Kepesertaan BPJS Kesehatan mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan, terdiri atas dua kelompok, yaitu peserta penerima bantuan iuran (PBI) dan peserta bukan PBI.
Peserta PBI adalah orang yang tergolong fakir miskin dan tidak mampu, yang preminya akan dibayar oleh pemerintah.
  Sedangkan yang dimaksud dengan peserta BPJS yang tergolong bukan PBI, yaitu pekerja penerima upah (pegawai negeri sipil, anggota TNI/Polri, pejabat negara, pegawai pemerintah non-pegawai negeri, dan pegawai swasta), pekerja bukan penerima upah dan bukan pekerja (investor, pemberi kerja, pensiunan, veteran, janda veteran, dan anak veteran).
  Manfaat Dan Keuntungan Menjadi Peserta BPJS Kesehatan bahwa berhak mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan PT Askes (Persero), sesuai dengan hak dan ketentuan yang berlaku. yusuf

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama