Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » Walikota Dukung Penanganan Pemukiman Kumuh
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama


Di sela-sela acara penyusunan rencana RPPKP di hotel mercure Palu, sejumlah pejabat diantaranya pejabat walikota Palu, Drs H Moh Hidayat Lamakarate, Kasubdit Perencanaan Teknis Dirjen Pengembangan Kawasan Permukiman Ir Didiet menyempatkan diri melakukan tari dero bersama. Foto : Yusuf

PALU - Penanganan permukiman kumuh menjadi salah satu hal yang saat ini menjadi perhatian kami karena apabila tidak ditangani secara tuntas maka hal tersebut dapat memberikan dampak buruk bagi produktivitas kota/urban productivity. Sehingga melalui kegiatan ini diharapkan penanganan serius pada kawasan permukiman kumuh di perkotaan lebih di seriusi lagi.
  Oleh karena itu, sejalan dengan kebijakan direktorat jenderal cipta karya yang mencanangkan gerakan 100-0-100, oleh karena itu, kota palu telah berupaya memetakan kawasan permukiman kumuh sebagaimana tertuang dalam surat keputusan walikota palu yang menunjukkan adanya komitmen kuat untuk menangani tuntas kawasan permukiman kumuh di kota palu.
  Gambaran ini disampaikan pejabat walikota Palu, Drs H Moh Hidayat Lamakarate MSi saat menyampaikan sambutan pada kegiatan pembahasan penyusunan Rencana Penanganan Permukiman Kumuh Perkotaan (RPPKP).   
  Kegiatan ini juga diikuti perwakilan dari sejumlah kabupaten dan kota termasuk juga yang mewakili Dirjen Pengembangan Permukiman PU Cipta Karya, Ir Didiet Arif Ahidat yang dilaksanakan di ruang pertemuan hotel Mercure Palu Selasa (24/11).
Lebih jauh pejabat walikota Palu mengatakan atas nama pemerintah kota palu, kami mengucapkan selamat datang kepada tim penyusun RPPKP dan lebih khusus dirjen cipta karya dan walikota sorong serta walikota surakarta.
  Di kota palu, perlu kami informasikan, bahwa dalam mewujudkan program pengembangan ekonomi daerah yang merupakan salah satu agenda pokok dan mendapat perhatian serius dari pemerintah kota palu, yang tertuang dalam visi pembangunan kota palu, yaitu: ”kota teluk berbasis jasa pariwisata, industri dan perdagangan yang berwawasan ekologis”.
  Pejabat walikota Palu juga menyampaikan terima kasih kepada bapak dirjen, atas dipercayakannya kota palu selaku tuan rumah bagi penyelenggaraan kegiatan ini, yang merupakan sebagai salah satu langkah penting bagi penyiapan dokumen perencanaan daerah yang nantinya akan menjadi acuan dan arah pengembangan kota-kota di indonesia.
  Penyediaan permukiman yang layak huni dan berkelanjutan tentunya bukanlah hal yang mudah untuk diwujudkan, namun kami optimis hal tersebut dapat tercapai melalui kerjasama berbagai pihak termasuk komunitas masyarakat.
  Sebagaimana diketahui bersama tantangan di bidang permukiman adalah semakin meluasnya permukiman kumuh sebagai akibat dari pesatnya arus urbanisasi yang terjadi hampir di sebagian besar kota-kota di indonesia.
  Upaya tersebut dilakukan dalam rangka mengupayakan kualitas kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat palu, serta memberikan kontribusi terhadap upaya pencapaian target nasional 0 persen kumuh pada tahun 2019.
  “Kami menyadari bahwa upaya penanganan permukiman kumuh perlu dilakukan secara terpadu berdasarkan perencanaan yang dilakukan secara cermat dengan adanya pelibatan kelompok masyarakat,”katanya.
Seraya menambahkan bahwa Pemkot Palu menyambut baik adanya fasilitasi penyusunan rkp-kp pada tahun anggaran 2015 ini, dari pemerintah pusat. insya allah dokumen yang disusun tersebut, akan menghasilkan sebuah rencana aksi, yang merupakan sinergitas dari berbagai dokumen perencanaan daerah sebagai acuan bagi pelaksanaan penanganan kumuh di kota palu.
  Bersama dengan kabupaten/kota lainnya, selama dua hari, kita akan bersama-sama mengikuti pembahasan penyusunan rencana penanganan permukiman kumuh perkotaan di kota palu. semoga kegiatan ini berjalan secara maksimal dan dapat memberikan dampak yang baik bagi upaya penanganan permukiman kumuh di kota palu dan kota/kabupaten lainnya di indonesia pada masa mendatang.
  Bahkan pejabat walikota Palu juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat dirjen cipta karya yang telah meberikan bantuan sejumlah 8 miliyar pada tahun 2015, yang telah kami manfaatan untuk penanganan kawasan kumuh di kelurahan  petobo yang luas wilayahnya kurang lebih 30 hektar. yusuf


Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama