Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » » Cagub Longki Berang, Menduga Soal KPUD Bocor
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Longki Djanggola
Debat Publik Pilgub Sulteng 2015Palu - Debat publik Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah 2015 putaran kedua, Rabu, 4 November 2015 di Hotel Mercure, Palu berakhir ricuh. Debat akhirnya ditunda setelah Komisi Pemilihan Umum Daerah Sulteng lupa menyerahkan daftar pertanyaan yang akan ditanyakan oleh Rektor STAIN Professor Zainal Abidin sebagai moderator, padahal sesi awal debat sudah berjalan.
Sekitar lima menit kemudian Dr. Ahlis Djirimu, seorang akademisi dari Universitas Tadulako naik ke panggung seperti memperlihatkan sesuatu yang diduga file pertanyaan kepada moderator lewat smartphone miliknya.
Melihat itu, Cagub Longki pun berang. Ia berteriak bahwa soal-soal yang disiapkan KPUD Sulteng diduga bocor kepada pihak yang tidak berkepentingan.
"Saya heran mengapa materi soal yang semestinya hanya dipegang oleh KPUD bisa diketahui oleh pihak lain dalam hal ini Ahlis Djirimu yang notabene adalah staf ahli Pemerintah Kota," kata Longki, tandas.
Longki meminta kasus ini segera ditelusuri oleh KPUD dan Bawaslu Sulteng.
"Kami sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi debat ini sehingga kami sangat menyayangkan adanya penundaan debat ini," ujar Cagub Sulteng Nomor Urut 2 ini menyayangkan.
Dari penelusuran media ini, diketahui bahwa Dewan Pakar telah menyerahkan daftar pertanyaan dalam amplop tersegel kepada KPUD Sulteng.
Ketua Umum DPD PDI Perjuangan Sulteng, H. Muharram Nurdin menduga bahwa KPUD Sulteng tidak netral.
"Melihat kejadian ini saya maupun pihak lain pasti menduga bahwa KPUD tidak netral dalam penyelenggaran Pilkada," tukas dia.
Sekretaris Koalisi Teruskan Stivan Helmy Sandagang, juga mengkritisi sikap Cawagub Ichwan Datu Adam saat diminta moderator menyampaikan visi dan misi.
"Dia diminta menyampaikan visi dan misi strategi memajukan daerah dan menyelesaikan persoalan daerah malah menyerang kebijakan pembangunan Sulteng," sebut Stivan. jgb

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama