Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SULAWESI

EDUKASI

» » » Pemkot Respon Rencana Pembangunan Pangkalan Udara Lanud Palu
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama


Pejabat walikota Palu, Drs H Moh Hidayat Lamakarate MSi bersama dengan Sekkot Palu, Drs H Aminuddin Atjo MSi saat menerima rombongan TNI AU yang dipimpin langsung Pamen Sahli Air Power Pankopsau 2 TNI AU, Kolonel Pnb Eding S di ruang kerja walikota Palu. Foto : Yusuf


Palu - Jika tidak ada aral melintang rencana pembebasan lahan sekaligus pembangunan pangkalan udara Landasan Udara (Lanud) Palu type C detasemen TNI Angkatan Udara Palu mulai di bangun di 2016 mendatang tepatnya di kelurahaan Kawatuna tidak jauh dari lokasi bandar udara Mutiara Sis Aljufrie Palu.
Dari keterangan awal yang disampaikan Pamen Sahli Air Power Pankopsau 2 TNI AU, Kolonel Pnb Eding S bahwa pihaknya sangat menseriusi perihal rencana pembesan lahan sekaligus pembangunan Lanud Palu tersebut. "Olehnya saya bersama dengan rombongan sowan ke Pemkot Palu dan kami sangat bersyukur bisa bertemu langsung dengan pejabat walikota Palu dan Sekkot Palu, sehingga harapan kami ini bisa segera direalisasikan,"katanya optimis.
Kunjungan sekaligus silaturahim rombongan TNI AU tersebut diterima langsung pejabat walikota Palu, Drs H Moh Hidayat Lamakarate MSi bersama dengan Sekkot Palu, Drs H Aminuddin Atjo MSi di ruang kerjanya Rabu (28/10). Dalam kesempatan tersebut, pejabat walikota Palu, mengatakan bahwa pada dasarnya pihaknya memberikan respon yang sangat baik terhadap rencana pembesan lahan sekaligus pembangunan Lanud TNI AU di kota Palu.
Bahkan tidak tanggung-tanggung, pejabat walikota Palu ini dengan sukarela menghibahkan salah satu lokasi tanahnya yang termasuk dalam kawasan rencana pembangunan pangkalan udara di kelurahaan Kawatuna tersebut. Soal perizinan dan mediasi terkait dengan pembebasan lahan dan apa saja yang terkait dengan persoalan perizinan, Pemkot akan selalu berupaya untuk menjadi pihak yang memberikan respon positif.
Akan tetapi setidaknya perihal pembangunan pangkalan udara apalagi soal pembebasan lahan, maka Pemkot tetap akan melakukan koordinasi dengan pihak Pemprov Sulteng, sebab areal lokasi pembangunan pangkalan 'udara seluas 24 hektar bahkan lebih tersebut tetap melakukan koordinasi dengan Pemprov Sulteng karena biar bagaimanapun juga lokasi pembebasan lahan sekaligus pembangunan pangkalan udara berada di ibukota provinsi tepatnya di kota Palu.
"Jadi pada dasarnya kami dari Pemkot Palu sangat mendukung akan segala upaya dan langkah yang akan dilaksanakan oleh pihak TNI AU untuk membangun pangkalan udara di kota Palu. Dan ini memberikan bukti bahwa geliat pembangunan di kota Palu dengan segala dinamika didalamnya sangat bagus. Sehingga pangkalan udara tak hanya ada di kota Makassar saja dan di kota-kota besar lainnya di Indonesia akan tetapi di kota Palu sebagai ibu kota Sulteng juga ada dan ini menjadi kebanggaan kita semua warga kota Palu dan secara umum Sulteng," katanya. Yusuf

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama