Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » Wawali Buka Sekolah Pengembangan Tanaman Anggrek dan Bawang
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Wakil Walikota Palu, Usai Memberikan Bantuan Kepada Petani Anggrek dan Bawang. (foto:yusuf
PALU -  “Kami dari Pemkot Palu merasa sangat bersyukur karena bisa bersilaturahim dengan hadirin seklai terkait dengan pengembngan bidang pertanian khususnya tanaman anggrek dan tanaman bawang. tentu saja, pengetahuan itu akan menjadi bekal positif bagi peserta hadirin untuk menjalankan langkah dan strategi terkait pengembangan bidang pertanian di kota palu.
  Gambaran ini disampaikan Wakil Walikota Palu, H Andi Mulhanan Tombolotutu SH saat membuka acara sekolah lapang good agriculture practices (sl-gap) program pengembangan tanaman anggrek dan pengembangan tanaman bawang dinas pertanian kota palu yang di pusatkan di tani amanah di dusun Lekatu kelurahan Tavanjuka Selasa (4/8).
  Dalam kesempatan tersebut, wawali juga menyerahkan bantuan dari Pemkot Palu berupa kendaraan motor roda tiga kepada petani anggrek dan bawang. Lebih jauh di katakannya bahwa meskipun pada saat yang sama, kami menyadari potensi pertanian di kota palu relatif terlalu signifikan, namun saya merasa yakin dengan kerja cerdas dan kerja ikhlas berangkat dari hati yang paling dalam demi untuk kemajuan kota palu, pasti akan bisa kita raih mimpi tersebut.
“Kenapa hal ini saya katakan demikian karena di kota ini mengalir begitu banyak inovasi dan hasil penelitian yang akan turut memberikan kontribusi positif pada perkembangan dunia pertanian di kota palu,”katanya.
  Hasil pemetaan wilayah pengembanagn agribisnis berdasarkan kesesuaian lahan, kota palu memiliki sumberdaya lahan untuk pengembangan pertanian sebesar 15.438 ha. dari potensi tersebut lahan yang termanfaatkan untuk pertanian baru mencapai 7.398 ha, sehingga sisanya 8.040 ha masih dapat dimanfaatkan melalui tehnik monokultur dan polikultur.
  khusus untuk kawasan pertanian lahan kering dalam rencana fungsi kawasan di kota palu dialokasikan lahan seluas 14.498 ha atau 36,69 persen dari luas kota palu, dimana pertanian lahan kering yang direncanakan akan dikembangkan di kota palu lebih ditekankan kepada pemanfaatan lahan tidur dan sekaligus sebagai aspek fungsional lahan sebagai ruang terbuka hijau di kota palu.
  Oleh karena itu, pesan wawali potensi yang kita miliki tersebut bila digarap dengan optimal dapat menjadi sebuah kekuatan ekonomi konvensional. mungkin kita tidak percaya bahwa ternyata sebagian hasil pertanian, khusus sayur-sayuran yang dibudidayakan petani di kota ini telah diantarpulaukan. bila potensi tersebut digarap dengan sungguh-sungguh, salah satunya melalui mekanisme perencanaan “button up” sebagaimana yang kita laksanakan kali ini, maka kesejahteraan petani kita akan menjadi keniscayaan.
  Melalui kegiatan ini, saya ucapkan terima kasih kepada kadis pertanian dan seluruh elemen yang berkontribusi sehingga kegiatan pada hari ini dapat berjalan dengan baik, semoga dengan kerja keras dan kerja cerdas saudara-saudara dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam penerapan tekhnologi, yang aman, bermutu, dan ramah lingkungan, sehingga tujuan kita semua untuk mensejahterakan masyarakat petani di kota yang sama-sama kita cintai ini, dapat kita wujudkan.
Yusuf

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama