Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » Bupati : Kota Parigi Masih Semrawut
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Samsurizal Tombolotutu
Parimo- Bupati Parigi Moutong (Parimo), Samsurizal Tombolotutu menyatakan bahwa kondisi kota Parigi saat ini masih semrawut. Hal itu disampaikan Samsurizal dalam pertemuan di rumah jabatannya yang menghadirkan seluruh pimpinan SKPD dan panitia lokal sail tomini pada Jumat (31/7).
“Salah satu yang menjadi perhatian adalah penataan kota Parigi yang saat ini masih semrawut. Banyak tumpukan material pekerjaan pembangunan trotoar maupun median jalan yang ditinggalkan begitu saja oleh kontraktor di badan jalan,” ujar Samsurizal.
Ia meminta kontraktor pelaksana yang sengaja tidak membersihkan badan jalan, meskipun pekerjaannya telah selesai, anggaran pekerjaannya belum boleh dibayarkan.
"Ini tanggungjawab dinas PU, bagi kontraktor yang tidak membersihkan sisa materialnya di jalan, anggaran pekerjaanya jangan dulu dilunasi meskipun pekerjaannya sudah selesai," tekannya.
Kata dia, penyelenggaraan acara puncak Sail Tomini di Kabupaten Parimo tinggal satu bulan. Karena itu seluruh pimpinan SKPD diminta lebih banyak di lapangan. Bahkan, ia meminta bagi pegawai di SKPD yang memiliki tanggungjawab terhadap pekerjaan di lapangan, tidak diwajibkan lagi menggunakan baju dinas.
"Semua pakai baju olahraga saja, supaya lebih leluasa bekerja," pintanya.
Tidak hanya itu, Samsurizal juga meminta kepada sejumlah SKPD yang memiliki kegiatan atau pekerjaan yang terkait dengan Sail Tomini agar segera mempersiapkannya sebelum kunjungan menteri di Kabupaten Parimo, seperti pembangunan jembatan terapung dan cafe yang menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan Kominfo dan Dinas Perindustrian Perdangan, harus segera direalisasikan.
"Demikian juga lokasi pameran, expo dan kuliner, termasuk lokasi pameran batu akik, mulai saat ini segera dipersiapkan," tandasnya.
Ia juga meminta Dishubkominfo menata lahan parkir khusus masyarakat umum yang berkunjung ke acara Sail Tomini. Retribusi parkirnya diminta dikerjasamakan dengan pemilik lahan dan para pemuda setempat.
"Kalau ada retribusi dari parkir tersebut jangan terlalu mahal, karena ini pesta untuk rakyat, biarkan rakyat menikmati acara ini dengan nyaman," pesannya.
Pada kesempatan itu, Samsurizal kembali menegaskan bagi SKPD yang memiliki kendaraan dinas roda empat dan sampai saat ini belum dibranding Sail Tomini, ia memerintahkan Bidang Asset DPKAD segera menarik kendaraan tersebut.
"Mobil dinas yang sampai saat ini belum dibranding Sail Tomini, saya perintahkan segera ditarik, nanti setela selesai Sail Tomini baru dikembalikan," tegasnya. (dd)

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama