Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » Besok, Dua Menteri Tinjau Lokasi Sail Tomini
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama

Kondisi lokasi sail tomini saat ini. (foto: dadank)
Parimo- Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, dan Menteri Kelautan Perikanan, Susi Pudjiastuti, dijadwalkan akan berkunjung ke Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) pada 5 Agustus besok.
Kedatangan dua menteri kabinet kerja Joko Widodo itu dalam rangka menghadiri rapat koordinasi tingkat menteri di kantor gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) serta peninjauan lokasi Sail Tomini di Kabupaten Parimo.
Para menteri ini akan mengecek satu persatu kesiapan Sulteng, khususnya Kabupaten Parimo yang menjadi tempat pelaksanaan acara puncak Sail Tomini 19 September mendatang.
Menyikapi rencana kunjungan itu, Bupati Parimo, Samsurizal Tombolotutu langsung menggelar pertemuan dengan seluruh pimpinan SKPD dan panitia lokal Sail Tomini di rumah jabatannya, Jumat (31/7) lalu.
Pada pertemuan itu, Samsurizal kembali mengingatkan seluruh panitia segera turun mengecek satu-persatu persiapan apa saja yang sudah dan belum dilakukan. "Kalau ada yang kurang, segera dilaporkan. Bila perlu, apa saja kegiatan atau program yang masih membutuhkan anggaran dilaporkan kepada kedua ibu menteri, siapa tahu masih bisa dibantu," kata Samsurizal.
Sebelumnya, pada Sabtu (25/7) pekan lalu, pihak PT Ecoland yang bertanggungjawab terhadap pekerjaan pelataran utama dan landscape menyatakan, progres pembangunan pelataran sudah mencapai 71,31 persen. Saat ini, katanya, para pekerja sedang merampungkan beberapa item pekerjaan, seperti bundaran, pemasangan  paving blok, pembuatan taman dan penanaman pohon pelindung.
“Kami  bekerja siang malam, mudah-mudahan lima minggu kedepan semua item pekerjaan yang menjadi tanggungjawab kami sudah selesai,” ujar salah seorang perwakilan PT Ecoland dalam rapat koordinasi panitia Sail Tomini tingkat provinsi dan Kabupaten Parimo yang dipimpin wakil Gubernur Sulteng, Saudarto di auditorium kantor Bupati.
Hal yang sama juga disampaikan perwakilan PT Prima Sentosa Alam Lestari. Perusahaan yang mengerjakan pelataran parkir dan jalan di lokasi sail tomini itu mengatakan, dalam waktu tiga minggu kedepan, pekerjaan area parkir di lokasi itu sudah bisa selesai.
Pengaspalan jalan di area Sail Tomini membutuhkan sekitar 164 kubik aspal hot mix dengan jarak sekitar 5.300 meter persegi. “Target kami 15 Agustus sudah selesai,” ujar  salah satu perwakilan PT Prima Sentosa Alam Lestari.
Berbeda dengan dua perusahaan tersebut, CV Mimar Gigarindo yang mengerjakan drainase di lokasi sail menyatakan, pihaknya baru bisa menyelesaikan pekerjaan sekitar 40,96 persen. Namun, perusahaan ini optimis bahwa pekerjaannya bisa diselesaikan dalam waktu 24 hari atau sebelum September 2015.
Proyek pembangunan drainase ini sempat menjadi perbincangan hangat dalam rapat, mengingat kontrak pekerjaan drainase hanya dibangun di depan lokasi Sail jalan trans Sulawesi, tanpa ada jalur pembuangan.
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Parimo, Irfannur Lamalindu, jika pembangunan drainase itu hanya sampai di depan lokasi Sail tanpa ada jalur pembuangan, maka hal itu akan menjadi persoalan baru, karena ketika hujan tiba, dapat dipastikan air akan tergenang.
“Saran saya kalau masih ada anggaran drainasenya bisa diteruskan sampai ke arah pantai agar ketika hujan, air bisa mengalir ke laut,” kata Irfannur.
Sedangkan pihak CV Alasco dan CV Alif Jaya yang bertanggjawab terhadap pembangunan MCK plus dan MCK biasa menyatakan, proses pembangunan MCK tersebut saat ini sudah mencapai 42 persen. “Kalau MCK biasa, progresnya saat ini sudah 62,2 persen. Ditargetkan minggu ke empat Agustus sudah rampung,” ujar perwakilan CV Alif Jaya.
Terkait item pekerjaam lainnya seperti rumah yang disiapkan untuk tempat menginap Presiden RI Joko Widodo, saat ini pembangunanannya terus digenjot.
Bupati Parimo, Samsurizal Tombolotutu mengatakan, meskipun saat ini Pemerintah Provinsi sudah meyiapkan tempat menginap untuk RI 1 di Palu, namun pihaknya tetap harus menyiapkan sewaktu-waktu mantan Walikota Solo itu menginap di Parigi.
“Kalau untuk rumah tempat nginap Presiden sudah kami siapkan, jika sewaktu-waktu beliau menghendaki menginap di Parigi,” kata Samsurizal.
Sementara, Wagub Sudarto meminta semua pihak untuk all out menyelesaikan seluruh persiapan jelang Sail Tomini. “Panitia provinsi dan kabupaten harus saling berkoordinasi, jangan jalan sendiri-sendiri,” tegas Sudarto.
Ia juga meminta kontraktor pelaksana pekerjaan infrastruktur Sail Tomini untuk komitmen menyelesaikan seluruh pekerjaannya sesuai janjinya dalam rapat tersebut. (dd)

Tentang editor sultengaktual

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Posting Lama