Pilih Menu

Banner Kop

Banner Kop

Slider

KOTA

SULTENG

POLITIK

HUKUM

SENGGANG

SULAWESI

EDUKASI

» » » Kantor SKPD di Parimo tidak Aman
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Untuk melihat postingan lama

Ekka Pontoh
Parimo, Sulteng Aktual - Kondisi keamanan kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) saat ini masih diragukan. Masalahnya, hingga saat ini sejumlah kantor SKPD di daerah ‘kekuasaan’ Samsurizal Tombolotutu itu masih sering disatroni maling.

Tidak hanya dijarah, pada 18 Agustus 2013 lalu kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Kabupaten Parimo, dibakar. Dalam insiden itu seluruh barang berharga termasuk dokumen penting ludes dilahap api.

Akhir tahun 2005 silam, peristiwa kehilangan juga terjadi di Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Parimo. Tempo itu yang dijarah adalah ruang Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Belum lama ini, tepatnya 1 Juli 2015, dua kantor SKPD di kabupaten itu kembali dimasuki maling. Dua kantor tersebut adalah Badan Kepegawaiaan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) dan kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Parimo. Dua SKPD tersebut dimasuki maling pada malam yang sama.

Peristiwa ini kian menambah daftar kasus pencurian di lingkungan perkantoran. Berulangnya kasus pencurian ini diduga akibat lemahnya pengamanan di kantor-kantor SKPD, terutama pada malam hari.

Meminimalisir peristiwa serupa agar tidak terulang lagi, Sekretaris Daerah (Sekda) Parimo, Ekka Pontoh, menginstruksikan seluruh pihak SKPD untuk memberlakukan jaga malam di masing-masing kantor.

“Jaga malam ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi terulangnya peristiwa pencurian seperti yang terjadi baru-baru ini,” ujar Ekka, Senin 6 Juli 2015.

Ia menjelaskan, dalam sebuah kantor terdapat sejumlah barang berharga, uang dan dokumen-dokumen penting. “Olehnya saya meminta agar setiap kepala SKPD dapat memberlakukan jaga malam pada masing-masing kantornya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Selain meminta pengaktifkan jaga malam, Ekka juga meminta Badan Satpol PP untuk melakukan patroli di sekitar lingkungan perkantoran pada malam hari.

Terkait kasus pencurian di BKPPD dan Disdik, kata Ekka, pihaknya telah menyerhkan sepenuhnya ke pihak kepolisian. Ia berharap kasus tersebut segera terungkap.

Kapolres Parimo, AKBP Novia Jaya, dikonfirmasi terkait tindak lanjut penanganan kasus pencurian di dua SKPD tersebut, mengaku sedang melakukan pendalaman, berdasarkan sejumlah bukti, termasuk rekaman CCTV.

Pada peristiwa pencurian itu, dua laptop di BKPPD Parimo serta Rp50 juta uang di brangkas Disdik Parimo raib digondol maling. DADANK

Tentang Unknown

Masukkan riwayat atau sejarah website atau media ini, atau keterangan media ini-----
«
Lanjut
Posting Lebih Baru
»
Sebelum
Untuk melihat postingan lama